Keluarga Glazer Dikabarkan akan Menjual Manchester United dengan Harga Rp63,3 Triliun, Dubai Tertarik?

5 September 2022, 13:45 WIB
Glazer Family Dikabarkan akan Menjual Manchester United dengan Harga Rp63,3 Triliun. /PHIL NOBLE/REUTERS

JENDELA CIANJUR - Jurnalis olahraga Daily Mail, Mike Keegan menyebut jika keluarga Glazer bersedia menjual Manchester United.

Keluarga kaya raya asal Amerika Serikat tersebut telah menetapkan label harga Manchester United untuk dijual dengan nominal 3,75 miliar poundsterling atau setara Rp63,3 triliun.

Menurut Keegan, jumlah tersebut relatif rendah dan bisa membuat negara di Uni Emirat Arab untuk melakukan penawaran.

"Pembelian Man United berada dalam kisaran dana kekayaan negara seperti Dubai, yang belum mengikuti Abu Dhabi (Man City) dan Arab Saudi (Newcastle) dalam menambahkan klub kasta teratas ke portofolionya," kata dia mengutip dari Daily Mail.

Baca Juga: TERUNGKAP! Bintang Baru Manchester United Antony Ternyata Mengidolakan Cristiano Ronaldo, Ini Buktinya!

Dikatakan Keegan, dengan label harga tersebut, maka Dubai bisa saja tertarik membeli raksasa Inggris tersebut.

Tak hanya Dubai, pengusaha lain pun juga bisa tergoda dengan nominal yang disebutnya tak begitu mahal untuk klub sekelas Manchester United.

Jika keluarga Glazer benar-benar menjual Setan Merah, tentu akan menguntungkan klub. Sebab, pemilik baru nantunya dapat menggunakan sumber daya yang tersisa di area berharga lainnya seperti pembangunan kembali Old Trafford.

Baca Juga: Antony Cetak Gol di Debutnya Bersama Manchester United: Terima Kasih Rashford!

Keegan menyebut jika Manchester United adalah sapi perah bagi Glazer Family yang tidak pernah memasukkan satu sen pun uang mereka sendiri ke klub.

Terpuruknya Setan Merah sendiri selama beberapa tahun ini merupakan akibat langsung dari kurangnya struktur dan manajemen dari pemilik klub.

Apalagi, belanja pemain seminggu terakhir untuk mendatangkan Antony dan Casemiro dikabarkan sempat membuat panik keluarga Glazer. Pasalnya, biaya transfer kedua pemain tersebut menelan biaya yang tinggi.***

Editor: R Wisnu Saputra

Tags

Terkini

Terpopuler