Sanksi untuk ASN yang Nekat Mudik, Wagub DKI Jakarta: Lebaran Bisa Secara Virtual

- 11 April 2021, 19:47 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. /Instagram.com/@arizapatria/

PR CIANJUR - Untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada libur Lebaran 2021, pemerintah memiliki sejumlah upaya yang akan ditempuh.

Salah satunya adalah meetapkan larangan mudik Lebaran mulai 6-17 Mei 2021 mendatang.

Aturan ini khusunya akan diterapkan bagi seluruh aparatur negara sipil (ASN).

Baca Juga: Pohon Tumbang Akibatkan Perjalanan KRL Tanah Abang-Sudimara dan Arah Sebaliknya Terhambat

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan kepada seluruh aparatur negara sipil (ASN) yang nekat mudik dalam periode 6-17 Mei 2021 mendatang akan mendapatkan sanksi.

Dalam kesempatan Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurusan Ikatan Alumni Institut Sains dan Teknologi Nasional, Ahmad Riza ungkapkan hal tersebut, Minggu 11 April 2021.

"Prinsipnya memang akan ada sanksi bagi ASN yang melakukan mudik, selain itu kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berada di rumah saja," ungkap Riza Patria, dikutip Pikiran Rakyat Cianjur dari PMJ News.

Baca Juga: Optimisme Wamenag Soal Ibadah Haji 2021: Masih Terbuka Meski dengan Pembatasan Kuota

Lebih lanjut Wagub DKI Jakarta mengimbau untuk memanfaatkan teknologi dalam melakukan silaturahmi di momen Lebaran kali ini.

"Saya imbau kembali untuk tidak mudik, lebaran bisa secara virtual saja melalui video call dan lain sebagainya. Jangan sampai, kehadiran kita pulang kampung justru malah membawa virus kepada keluarga tercinta ataupun sebaliknya," tuturnya.

Terkait pemberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) seperti yang diterapkan pada Lebaran tahun lalu, Riza menyebut pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terus mengkajinya.

Baca Juga: Tiga Lapas Baru untuk Napi Teroris Segera Dibangaun Pemerintah di Nusakambangan

"Karena memang ada larangan mudik, SIKM ini sedang kita uji lagi apakah diperlukan kembali atau tidak," tuturnya.

Secara resmi pemerintah telah melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021 nanti.

Dalam Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 sudah tertuang larangan tersebut.

Dalam SE tersebut tertuang soal Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah selama 6 hingga 17 Mei 2021.***

Editor: Adithya Nurcahyo

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini

x